Nih Rumah Rasulullah Sekarang
Rumah Nabi Muhammad Saw Dan Khadijah Dimekkah,rumah nabi muhammad saw 2010,Penelusuran yang terkait dengan rumah nabi muhammad saw 2010,rumah nabi muhammad saw di mekah,rumah nabi muhammad saw di madinah,desain rumah nabi muhammad
Rumah Nabi SAW di madinah terletak di pojokan masjid nabawi,tepatnya di daerah yang kini dijadikan makam Nabi SAW.dan sebagai pengetahuan saja,bahwasanya semua nabi itu dikuburkan sempurna dimana nabi itu meninggal dunia.termasuk Nabi Muhammad SAW.Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari Muslim :Bahwa suatu hari sayyidina Umar RA pernah menemui Nabi SAW.saat itu dia SAW sedang berbaring di atas tikar bernafsu yang terbuat dari pelepah kurma.dengan berbantalkan kulit bernafsu yang berisi serabut ijuk kurma.melihat keadaan Nabi SAW yang ibarat itu Umar RA pun menangis.Kemudian Nabi SAW bertanya : Mengapa engkau menangis?
Umar RA menjawab :"Bagaimana saya tidak menangis.Tikar ini membekas pada tubuhmu.Engkau merupakan Rasulullah SAW,Utusan Allah SWT.kekayaanmu hanya ibarat ini.sedangkan kisra dan raja lainnya hidup bergelimangkan kemewahan.Kemudian Nabi SAW menjawab : apakah engkau tidak rela kalau kemewahan itu untuk mereka di dunia dan untuk kita di darul abadi nanti?
Perlu anda ketahui,Rumah Beliau SAW sangat mungil sekali, kalau diukur panjangnya tidak lebih dari 5 meter dan lebarnya hanya 3 meter.tinggi atap sekitar 2.5 meter,Masyaallah..
Hal utama yang menjadi patokan dalam memilih luas rumah nabi ialah perkataan seorang sobat Nabi Muhammad saw yang berjulukan Daud Bin Qais.Dalam kitab shohih adabul mufrod karya Imam Bukhori disebutkan bahwa Daud Bin Qais berkata :"Saya melihat kamar Rasulullah saw atapnya terbuat dari pelepah kurma yang terbalut dengan serabut,saya perkirakan lebar rumah ini, kira kira 6 atau 7 hasta,saya mengukur luas rumah dari dalam 10 hasta,dan saya kira tingginya antara 7 dan 8, saya bangkit dipintu aisyah saya dapati kamar ini menghadap Maghrib (Marocco) ".
1 hasta kalau diukur pake meter ialah 0.45 m,lihat di id. wikipedia. org/wiki/Hasta. Jika anda masih ragu lagi,silahkan tiba ke makam Nabi Muhammad SAW di madinah dan ukur berapa luas makam nabi di madinah,tepatnya di pojokan masjid nabawi,dan daerah yang kini dijadikan makam itulah yang dulunya dijadikan rumah oleh Nabi muhammad SAW.
Nabi Yang Agung itu Yg mana Allah SWT dan Para MalaikatNya juga memujinya ternyata hidup dalam kesederhanaan,rumah dia beralaskan tanah,dindingnya terbuat dari tanah liat,atapnya dari pelepah kurma dan di dalamnya hanya ada sedikit perabotan.Tak ada kasur dan bantal yg empuk,tak ada AC di ekspresi dominan panas maupun penghangat tubuh di kala ekspresi dominan dingin,tak ada sofa apalagi springbed.
Nabi Yang Agung itu juga tidak pernah makan hingga kenyang,Ibunda kita, Aisyah RA menceritakan bagaimana keseharian rumah tangga Nabi SAW,"Kami,keluarga Muhammad SAW selama sebulan pernah tidak menyalakan api (memasak) dan hanya memakan kurma secukupnya dan air ".
Aisyah RA juga menceritakan bahwa Nabi SAW pernah tiba kepadanya dan bertanya :"Apakah engkau punya makanan?Ia menjawab tidak,kemudian Beliau SAW bersada:begitu saya berpuasa ".Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah RA"Rasulullah SAW meninggalkan dunia ini dan dia tidak pernah kenyang dari gandum dalam satu hari,baik makan siang maupun makan malam"
Bila Nabi Muhammad SAW meminta pada Allah SWT supaya dikasih kekayaan yg melimpah ibarat kekayaan Nabi Sulaiman,Allah SWT niscaya tidak akan menolak permintaannya.Tapi dia tidak pernah minta ibarat itu pada Allah SWT,bahkan pada sahabat-sahabatnya yang kaya raya pun dia tidak pernah tamak dan dengki.hal ini mengajarkan pada kita sebenarnya kekayaan yang sesungguhnya ialah kekayaan hati,kekayaan harta benda di dunia tidak akan berarti apa apa kalau kita tidak cerdik mensyukurinya.berapa banyak insan yang hartanya melimpah akan tetapi harga dirinya di mata insan 0 besar.berapa banyak insan yg dikaruniai harta yg melimpah,akan tetapi masih saja selalu tamak,rakus dan serakah dalam mencarinya.
Adakah pemimpin umat yg sanggup mencontoh kesederhanaan dia SAW?
Adakah umat dia SAW yang sanggup dan berani untuk meneledani kesederhanaan dia SAW?
Sanggupkah kita untuk tidak mengeluh dan berputus asa dalam menjalani kehidupan ini?
Rumah Nabi SAW di madinah terletak di pojokan masjid nabawi,tepatnya di daerah yang kini dijadikan makam Nabi SAW.dan sebagai pengetahuan saja,bahwasanya semua nabi itu dikuburkan sempurna dimana nabi itu meninggal dunia.termasuk Nabi Muhammad SAW.Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari Muslim :Bahwa suatu hari sayyidina Umar RA pernah menemui Nabi SAW.saat itu dia SAW sedang berbaring di atas tikar bernafsu yang terbuat dari pelepah kurma.dengan berbantalkan kulit bernafsu yang berisi serabut ijuk kurma.melihat keadaan Nabi SAW yang ibarat itu Umar RA pun menangis.Kemudian Nabi SAW bertanya : Mengapa engkau menangis?
Umar RA menjawab :"Bagaimana saya tidak menangis.Tikar ini membekas pada tubuhmu.Engkau merupakan Rasulullah SAW,Utusan Allah SWT.kekayaanmu hanya ibarat ini.sedangkan kisra dan raja lainnya hidup bergelimangkan kemewahan.Kemudian Nabi SAW menjawab : apakah engkau tidak rela kalau kemewahan itu untuk mereka di dunia dan untuk kita di darul abadi nanti?
Perlu anda ketahui,Rumah Beliau SAW sangat mungil sekali, kalau diukur panjangnya tidak lebih dari 5 meter dan lebarnya hanya 3 meter.tinggi atap sekitar 2.5 meter,Masyaallah..
Hal utama yang menjadi patokan dalam memilih luas rumah nabi ialah perkataan seorang sobat Nabi Muhammad saw yang berjulukan Daud Bin Qais.Dalam kitab shohih adabul mufrod karya Imam Bukhori disebutkan bahwa Daud Bin Qais berkata :"Saya melihat kamar Rasulullah saw atapnya terbuat dari pelepah kurma yang terbalut dengan serabut,saya perkirakan lebar rumah ini, kira kira 6 atau 7 hasta,saya mengukur luas rumah dari dalam 10 hasta,dan saya kira tingginya antara 7 dan 8, saya bangkit dipintu aisyah saya dapati kamar ini menghadap Maghrib (Marocco) ".
1 hasta kalau diukur pake meter ialah 0.45 m,lihat di id. wikipedia. org/wiki/Hasta. Jika anda masih ragu lagi,silahkan tiba ke makam Nabi Muhammad SAW di madinah dan ukur berapa luas makam nabi di madinah,tepatnya di pojokan masjid nabawi,dan daerah yang kini dijadikan makam itulah yang dulunya dijadikan rumah oleh Nabi muhammad SAW.
Nabi Yang Agung itu Yg mana Allah SWT dan Para MalaikatNya juga memujinya ternyata hidup dalam kesederhanaan,rumah dia beralaskan tanah,dindingnya terbuat dari tanah liat,atapnya dari pelepah kurma dan di dalamnya hanya ada sedikit perabotan.Tak ada kasur dan bantal yg empuk,tak ada AC di ekspresi dominan panas maupun penghangat tubuh di kala ekspresi dominan dingin,tak ada sofa apalagi springbed.
Nabi Yang Agung itu juga tidak pernah makan hingga kenyang,Ibunda kita, Aisyah RA menceritakan bagaimana keseharian rumah tangga Nabi SAW,"Kami,keluarga Muhammad SAW selama sebulan pernah tidak menyalakan api (memasak) dan hanya memakan kurma secukupnya dan air ".
Aisyah RA juga menceritakan bahwa Nabi SAW pernah tiba kepadanya dan bertanya :"Apakah engkau punya makanan?Ia menjawab tidak,kemudian Beliau SAW bersada:begitu saya berpuasa ".Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah RA"Rasulullah SAW meninggalkan dunia ini dan dia tidak pernah kenyang dari gandum dalam satu hari,baik makan siang maupun makan malam"
![]() |
| Rumah Kelahiran Nabi Muhammad, yang Saat Ini Menjadi Perpustakaan |
Bila Nabi Muhammad SAW meminta pada Allah SWT supaya dikasih kekayaan yg melimpah ibarat kekayaan Nabi Sulaiman,Allah SWT niscaya tidak akan menolak permintaannya.Tapi dia tidak pernah minta ibarat itu pada Allah SWT,bahkan pada sahabat-sahabatnya yang kaya raya pun dia tidak pernah tamak dan dengki.hal ini mengajarkan pada kita sebenarnya kekayaan yang sesungguhnya ialah kekayaan hati,kekayaan harta benda di dunia tidak akan berarti apa apa kalau kita tidak cerdik mensyukurinya.berapa banyak insan yang hartanya melimpah akan tetapi harga dirinya di mata insan 0 besar.berapa banyak insan yg dikaruniai harta yg melimpah,akan tetapi masih saja selalu tamak,rakus dan serakah dalam mencarinya.
Adakah pemimpin umat yg sanggup mencontoh kesederhanaan dia SAW?
Adakah umat dia SAW yang sanggup dan berani untuk meneledani kesederhanaan dia SAW?
Sanggupkah kita untuk tidak mengeluh dan berputus asa dalam menjalani kehidupan ini?



0 Response to "Nih Rumah Rasulullah Sekarang"
Posting Komentar