Nih 58 Kumpulan Hadist Perihal Menuntut Ilmu
Berikut ini kami ingin membuatkan Hadist menuntut ilmu beserta ayatnya,Ayat menuntut ilmu,Kumpulan hadits wacana ilmu,Hadits wacana ilmu pengetahuan,Hadits wacana menuntut ilmu kelas 9,Makalah hadits wacana menuntut ilmu,Dalil wacana menuntut ilmu.semoga bermanfaat.
1. Hadits “Keutamaan Mempelajari Al Qur’an”
خَـيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْاآنَ وَعَلَّمَهُArtinya : ”Sebaik-baik kau yakni orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya”. (HR. Bukhari)
2. Hadits “Keutamaan Membaca Al Qur’an”
إِقْرَؤُالْقُرْاآنَ، فَإِنَّهُ يَأْتِيْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيْعًا لِأَصْحَابِهْArtinya : ”Bacalah kamusekalian Al Qur’an, sebab sebenarnya Al Qur’an itu akan tiba pada Hari Kiamat sebagai penolong bagi para pembacanya”. (HR. Ahmad dan Muslim)
3. Hadits “Kewajiban Mencari Ilmu”
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَمُسْلِمَةٍArtinya : ”Mencari ilmu itu yakni wajib bagi setiap muslim pria maupun muslim perempuan”. (HR. Ibnu Abdil Barr)
4. Hadits “Menginginkan Kebahagiaan Dunia-Akhirat Harus Wajib dengan Ilmu”
مَنْ أَرَا دَالدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِا لْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَالْاآخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِArtinya : ”Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia maka wajib baginya mempunyai ilmu, dan barang siapa yang menghendaki kehidupan Akherat, maka wajib baginya mempunyai ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya maka wajib baginya mempunyai ilmu”. (HR. Turmudzi)
5. Hadits “Keutamaan Mencari Ilmu”
مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَArtinya : ”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (HR. Turmudzi)
6. Hadits “Kewajiban dan Keutamaan Menuntut Ilmu”
مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَىالْجَنَّةِ
Artinya : ”Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari suatu ilmu. Niscaya Allah memudahkannya ke jalan menuju surga”. (HR. Turmudzi)
7. Hadits “Menuntut Ilmu”
أُطْلُبِ الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى الَّلحْدِArtinya : ”Carilah ilmu semenjak dari buaian hingga ke liang lahat”. (Al Hadits)
8. Hadits “Keutamaan Kalimat Tahlil”
مَنْ قَالَ لَآإِلَهَ إِلَّا اللهُ مُخْلِصًا دَخَلَ الْجَنّةَArtinya : ”Barang siapa yang mengucapkan ‘Tiada Tuhan Selain Allah’ dengan tulus pasti masuk surga”.
9. Hadits “Allah tidak suka orang yang suka bertengkar”
أَبْغَضُ الرِّجَالِ إِلَى اللهِ الْأَلَدُّ الْخِصَامْArtinya : ”Orang yang paling dibenci oleh Allah yakni yang suka bertengkar”. (HR. Bukhari dan Muslim)
10. Hadits “Tiga Macam Dosa Besar”
أَكْبَرُ الْكَبَائِرِ أَلْإِشْرَاكُ بِاللهِ, وَقَتْلُ النَّفْسِ, وَعُقُوْقُ الْوَا لِدَيْنِوَشَهَادَةُ الزُّوْرِ
Artinya : ”Dosa yang paling besar yakni menyekutukan Allah dan membunuh insan dan berani kepada orang renta dan kesaksian palsu.” (HR. Bukhari)
11. Hadits “Tiga Tanda Orang Munafiq”
آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثُ؛ إِذَاحَدَّثَ كَذَبَ, وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ, وَإِذَا ائْتُمِنَ خَانَArtinya : ”Tanda-tanda orang munafiq itu ada tiga: bila berbicara dusta dan apabila berjanji ingkar dan apabila dipercaya khianat.” (HR. Bukhari & Muslim)
12. Hadits “Pengadu Domba Tidak Masuk Surga”
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةُ نَمَّامٌArtinya : ”Tidak Akan masuk nirwana pengadu domba”. (HR. Bukhari dan Muslim)
13. Hadits “Menyambung Silaturrahim/ Persaudaraan”
إِتَّقُوْااللهَ وَصِلُوْا أَرْحَامَكُمْArtinya : ”Bertaqwalah kepada Allah dan sambunglah tali persaudaraan diantara kau sekalian”. (HR. Ibnu ‘Asakir)
14. Hadits “Keutamaan Kebersihan”
أَلنَّظَافَةُ مِنَ الْإِيْمَانِArtinya : ”Kebersihan itu sebagian dari iman”. (HR. Turmudzi)
15. Hadits “Dua Warisan Rasul”
تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّ أَبَدًا مَاإِنْ تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابَ اللهِ وَسُنَّةَ رَسُوْلِهِ.Artinya : ”Telah saya tinggalkan kepadamu dua kasus kau tidak akan tersesat selamanya, selama kau berpegang teguh dengan keduanya, yaitu Kitabullah dan Sunah Rasul”. (HR. Hakim dan Lain-lain)
16. Hadits “Kesempurnaan Iman”
أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًاArtinya : ”Orang mukmin yang paling tepat imannya yakni mereka yang paling baik akhlaqnya”. (HR.Ahmad)
17. Hadits “Hamba yang paling dicintai Allah SWT”
أَحَبُّ عِبَادِ اللهِ إِلَى اللهِ أَحْسَنُهُمْ خُلُقًاArtinya : ”Hamba Allah yang paling dicintai oleh Allah yakni mereka yang paling baik akhlaqnya”. (HR. Thabrani)
18. Hadits “Orang mukmin bagai bangunan kokoh”
أَلْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًاArtinya : ”Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya yakni bagaikan sebuah bangunan yang saling menguatkan sebagiannya kepada sebagian yang lainnya”. (HR. Bukhari dan Muslim)
19. Hadits “Sikap Orang Beriman/ Islam tidak akan menyakiti”
أَلْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُوْنَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِArtinya : ”Orang islam sejati yakni apabila orang islam yang lain merasa kondusif dari ucapan dan tangannya”. (HR. Muslim)
20. Hadits “Yang Muda Menghormati yang lebih tua”
لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيْرَنَا وَيُوَقِّرْ كَبِيْرَنَاArtinya : ”Bukan termasuk golongan kita orang yang tidak mencintai generasi muda dan tidak menghormati generasi tua”. (HR. Turmudzi)
21. Hadits “Perintah Sholat”
صَلُّوْا كَمَارَأَيْتُمُوْنِى أُصَلِّىArtinya : ”Shalatlah kau sekalian mirip kau melihatku melaksanakan shalat”. (HR. Bukhari)
22. Hadits “Keutamaan Menunjukkan kepada kebenaran”
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِفَاعِلِهِArtinya : ”Barangsiapa memperlihatkan kepada kebaikan maka baginya pahala mirip pahala pelakunya”. (HR.Muslim)
23. Hadits “Amal yang paling dicintai oleh Allah SWT”
أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللهِ أدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَArtinya : ”Amal yang paling dicintai oleh Allah yakni yang terus menerus walaupun sedikit”. (HR. Bukhari & Muslim)
24. Hadits “Larangan Membuka Aurat”
إِنَّانُهِيْنَا أَنْ تُرَى عَوْرَاتُنَاArtinya : ”Sesungguhnya kita dihentikan memperlihatkan aurat kita”.
25. Hadits “Perintah Kasih Sayang”
إِرْحَمْ مَنْ فِى الْأَرْضِ يَرْحَمْكَ مَنْ فِى السَّمَاءِArtinya : ”Sayangilah siapa saja yang ada di gmuka bumi pasti akan mencintai kau siapa saja yang ada di langit”. (HR. Thabrani & Hakim)
26. Hadits “Hak dan Kewajiban Sesama Muslim”
حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ خَمْسٌ؛ رَدُّالسَّلَامِ, وَعِيَادَةُ الْمَرِيْضِ, وَاتِّبَاعُ الْجَنَائِزِ, وَإِجَابَةُ الدَّعْوَةِ, وَتَشْمِيْتُ الْعَاطِسِArtinya : ”Kewajiban seorang muslim kepada muslim yang lainnya ada lima hal:
1. Menjawab salam
2. Menengok orang sakit
3. Mengiring jenazah
4. Menghadiri undangan
5. Dan mendoakan orang yang bersin”. (HR. Ibnu Majah)
27. Hadits “Senyum Adalah Shodaqoh”
تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيْكَ صَدَقَةٌ
Artinya : ”Senyummu kepada saudaramu yakni shodaqoh”. (HR. Ibnu Hibban)
28. Hadits “Kedudukan Ibu Dalam Islam”
أَلْجَنَّةُ تَحْتَ أَقْدَامِ الْأُمَّهَاتِArtinya : ”Surga itu di bawah telapak kaki ibu”. (HR. Ahmad)
29. Hadits “Kedudukan Orang Tua Dalam Agama Islam”
رِضَ اللهِ فِى رِضَى الْوَالِدَيْنِ وَسُخْطُ اللهِ فِى سُخْطِ الْوَالِدَيْنِArtinya : ”Ridho Allah tergantung pada kerelaan kedua orang renta dan murka Allah tergantung pada kemarahan orang tua”. (HR. Turmudzi)
30. Hadits “Wanita Sholehah Adalah Hiasan Dunia”
أَلدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُمَتَاعِ الْدُّنْيَا أَلْمَرْءَةُ الصَّالِحَةُArtinya : ”Dunia itu yakni tambahan dan sebaik-baik tambahan dunia yakni perempuan sholehah”.
31. Hadits “Allah Maha Indah”
إِنَّ اللهَ جَمِيْلٌ وَيُحِبُّ الْجَمَالَArtinya : ”Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan menyukai keindahan”. (HR. Muslim)
32.Niscaya Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Qur’an Al mujadalah 11)
33.Menuntut ilmu wajib atas tiap muslim (baik muslimin maupun muslimah). (HR. Ibnu Majah)
34.Seseorang yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu pasti Allah akan mudahkan baginya jalan menuju Syurga (Shahih Al jami)
35.Barang siapa berjalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke syorga. (HR. Muslim).
36.“Barangsiapa melalui suatu jalan untuk mencari suatu pengetahuan (agama), Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”(Bukhari)
37.Siapa yang keluar untuk menuntut ilmu maka dia berada di jalan Alloh hingga dia kembali (Shahih Tirmidzi)
38.Tuntutlah ilmu dan belajarlah (untuk ilmu) ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu. (HR. Ath-Thabrani)
39.Sebaik-baik kalian yakni orang yang berguru Qur’an dan yang mengajarkannya (HR bukhari )
40.Kelebihan seorang alim (ilmuwan) terhadap seorang ‘abid (ahli ibadah) mirip bulan purnama terhadap seluruh bintang. (HR. Abu Dawud )
41.Siapa yang Alloh kehendaki menjadi baik maka Alloh akan memberikannya pemahaman terhadap Agama (Sahih Ibnu Majah)
42.Duduk bersama para ulama yakni ibadah. (HR. Ad-Dailami)
45.Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Tidak ada hasad (iri) yang dibenarkan kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang Allah berikan harta, ia menghabiskannya dalam kebaikan dan terhadap orang yang Allah berikan ilmu, ia tetapkan dengan ilmu itu dan mengajarkannya kepada orang lain. (Shahih Muslim No.1352)
46.Abdullah bin Mas’ud berkata, “Nabi saw bersabda, Tidak boleh iri hati kecuali pada dua hal, yaitu seorang pria yang diberi harta oleh Allah kemudian harta itu dikuasakan penggunaannya dalam kebenaran, dan seorang pria diberi nasihat oleh Allah di mana ia tetapkan kasus dan mengajar dengannya.(Bukhari)
47.Termasuk mengagungkan Allah ialah menghormati (memuliakan) ilmu, para ulama, orang renta yang muslim dan para pengemban Al Qur’an dan ahlinya, serta penguasa yang adil. (HR. Abu Dawud dan Aththusi)
48.Siapa yang membaca satu abjad dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan aka dilipat gandakan sepuluh, saya tidak menyampaikan ,”Alif,lam,mim” satu abjad , tetapi alif satu abjad , lam satu abjad , dan mim satu huruf,(HR Bukhori)
49.Janganlah kalian menuntut ilmu untuk membanggakannya terhadap para ulama dan untuk diperdebatkan di kalangan orang-orang ndeso dan jelek perangainya. Jangan pula menuntut ilmu untuk penampilan dalam majelis (pertemuan atau rapat) dan untuk menarik perhatian orang-orang kepadamu. Barangsiapa mirip itu maka baginya neraka … neraka. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
50.Hadis riwayat Abu Musa ra.: Dari Nabi saw. bahwa ia bersabda: Perumpamaan Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung dalam mengutusku untuk memberikan petunjuk dan ilmu yakni mirip hujan yang membasahi bumi. Sebagian tanah bumi tersebut ada yang subur sehingga sanggup menyerap air serta menumbuhkan rerumputan dan sebagian lagi berupa tanah-tanah tandus yang tidak sanggup menyerap air kemudian Allah menawarkan keuntungannya kepada insan sehingga mereka sanggup meminum darinya, memberi minum dan menggembalakan ternaknya di kawasan itu. Yang lain menimpa tanah datar yang gundul yang tidak sanggup menyerap air dan menumbuhkan rumput. Itulah perumpamaan orang yang mendalami ilmu agama Allah dan memanfaatkannya sesuai aliran yang Allah utus kepadaku di mana dia tahu dan mau mengajarkannya. Dan juga perumpamaan orang yang keras kepala yang tidak mau mendapatkan petunjuk Allah yang balasannya saya diutus. (Shahih Muslim No.4232)
51.Abu Musa menyampaikan bahwa Nabi saw bersabda, “Perumpamaan apa yang diutuskan Allah kepadaku yakni petunjuk dan ilmu yakni mirip hujan lebat yang mengenai tanah. Dari tanah itu ada yang gembur yang sanggup mendapatkan air (dan dalam riwayat yang mu’allaq disebutkan bahwa di antaranya ada belahan yang sanggup mendapatkan air), kemudian tumbuhlah rerumputan yang banyak. Daripadanya ada yang keras sanggup menahan air dan dengannya Allah memberi kemanfaatan kepada insan kemudian mereka minum, menyiram, dan bertani. Air hujan itu mengenai kelompok lain yaitu tanah licin, tidak sanggup menahan air dan tidak sanggup menumbuhkan rumput. Demikian itu perumpamaan orang yang akil wacana agama Allah dan apa yang diutuskan kepadaku bermanfaat baginya. Ia akil dan mengajar. Juga perumpamaan orang yang tidak menghiraukan hal itu, dan ia tidak mau mendapatkan petunjuk Allah yang saya diutus dengannya.” (Bukhari)
52.Barangsiapa ditanya wacana suatu ilmu kemudian dirahasiakannya maka dia akan tiba pada hari selesai zaman dengan kendali (di mulutnya) dari api neraka. (HR. Abu Dawud)
53.Orang yang paling pedih siksaannya pada hari selesai zaman ialah seorang alim yang Allah menimbulkan ilmunya tidak bermanfaat. (HR. Al-Baihaqi)
54.Apabila kau melihat seorang ulama bergaul bersahabat dengan penguasa maka ketahuilah bahwa dia yakni pencuri. (HR. Ad-Dailami)
55.Sesungguhnya Allah tidak menahan ilmu dari insan dengan cara merenggut tetapi dengan mewafatkan para ulama sehingga tidak lagi tersisa seorang alim. Dengan demikian orang-orang mengangkat pemimpin-pemimpin yang dungu kemudian ditanya dan dia memberi fatwa tanpa ilmu pengetahuan. Mereka sesat dan menyesatkan. (Mutafaq’alaih)
56.Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta. (HR. Abu Na’im)
57.Sedikit ilmu lebih baik dari banyak ibadah. Cukup bagi seorang pengetahuan fiqihnya kalau dia bisa beribadah kepada Allah (dengan baik) dan cukup ndeso bila seorang merasa gembira (ujub) dengan pendapatnya sendiri. (HR. Ath-Thabrani)
58.“Tuntutlah ilmu walau ke negeri Cina”
* Telah berkata al-Baihaqy di kitabnya al-Madkhal (hal. 242) dan di kitabnya Syu’abul Iman (4/291 dan ini lafadznya), “Hadits ini matannya masyhur sedangkan isnadnya dla’if. Dan telah diriwayatkan dari beberapa jalan (sanad) yang semuanya dla’if.”
Wallahu a’lam.

0 Response to "Nih 58 Kumpulan Hadist Perihal Menuntut Ilmu"
Posting Komentar