Nih 6 Keutamaan Ibadah Haji,Bagaimana Mendapat Haji Mabrur

Sudah kita ketahui bersama bahwa haji yaitu ibadah yang amat mulia. Ibadah tersebut yaitu bab dari rukun Islam bagi orang yang bisa menunaikannya. Keutamaan haji banyak disebutkan dalam Al Qur’an dan As Sunnah. Berikut beberapa di antaranya :

Pertama : Haji merupakan amalan yang paling afdhal

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,


سُئِلَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الأَع�'مَالِ أَف�'ضَلُ قَالَ « إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ». قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « جِهَادٌ فِى سَبِيلِ اللَّهِ ». قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « حَجٌّ مَب�'رُورٌ »


“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya, “Amalan apa yang paling afdhol? ” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. ” Ada yang bertanya lagi, “Kemudian apa lagi? ” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jihad di jalan Allah. ” Ada yang bertanya kembali, “Kemudian apa lagi? ” “Haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. ” (HR. Bukhari no. 1519)

Sudah kita ketahui bersama bahwa haji yaitu ibadah yang amat mulia Nih 6 Keutamaan Ibadah Haji,Bagaimana Mendapatkan Haji Mabrur

Kedua : Jika ibadah haji tidak bercampur dengan dosa (syirik dan maksiat), maka risikonya yaitu surga

Dari Abu Hurairah,Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


وَال�'حَجُّ ال�'مَب�'رُورُ لَي�'سَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ ال�'جَنَّةُ


“Dan haji mabrur tidak ada akibat yang pantas baginya selain surga.”(HR. Bukhari no.1773 dan Muslim no. 1349). An Nawawi rahimahullah menjelaskan,“Yang dimaksud,‘tidak ada akibat yang pantas baginya selain surga’, sebetulnya haji mabrur tidak cukup bila pelakunya dihapuskan sebagian kesalahannya.Bahkan ia memang pantas untuk masuk surga.” (Syarh Shahih Muslim, 9/119)

Ketiga : Haji termasuk jihad fii sabilillah (jihad di jalan Allah)


Dari ‘Aisyah ummul Mukminin radhiyallahu ‘anha,ia berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ ، نَرَى ال�'جِهَادَ أَف�'ضَلَ ال�'عَمَلِ ، أَفَلاَ نُجَاهِدُ قَالَ « لاَ ، لَكِنَّ أَف�'ضَلَ ال�'جِهَادِ حَجٌّ مَب�'رُورٌ »

“Wahai Rasulullah,kami memandang bahwa jihad yaitu amalan yang paling afdhal.Apakah berarti kami harus berjihad?”“Tidak.Jihad yang paling utama yaitu haji mabrur”,jawab Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam.”(HR.Bukhari no. 1520)

Keempat : Haji akan menghapuskan kesalahaan dan dosa-dosa


Dari Abu Hurairah,ia berkata bahwa ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَن�' حَجَّ لِلَّهِ فَلَم�' يَر�'فُث�' وَلَم�' يَف�'سُق�' رَجَعَ كَيَو�'مِ وَلَدَت�'هُ أُمُّهُ

“Siapa yang berhaji ke Ka’bah kemudian tidak berkata-kata seronok dan tidak berbuat kefasikan maka dia pulang ke negerinya sebagaimana dikala dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari no.1521).

Kelima : Haji akan menghilangkan kefakiran dan dosa


Dari Abdullah bin Mas’ud,Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


تَابِعُوا بَي�'نَ ال�'حَجِّ وَال�'عُم�'رَةِ فَإِنَّهُمَا يَن�'فِيَانِ ال�'فَق�'رَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَن�'فِى ال�'كِيرُ خَبَثَ ال�'حَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَال�'فِضَّةِ وَلَي�'سَ لِل�'حَجَّةِ ال�'مَب�'رُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ ال�'جَنَّةُ


“Ikutkanlah umrah kepada haji,karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi,emas,dan perak.Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.”(HR.An Nasai no.2631, Tirmidzi no. 810,Ahmad 1/387.Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)

Keenam : Orang yang berhaji yaitu tamu Allah

Dari Ibnu ‘Umar,dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia bersabda,


ال�'غَازِى فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَال�'حَاجُّ وَال�'مُع�'تَمِرُ وَف�'دُ اللَّهِ دَعَاهُم�' فَأَجَابُوهُ وَسَأَلُوهُ فَأَع�'طَاهُم�'

“Orang yang berperang di jalan Allah,orang yg berhaji serta berumroh yaitu tamu-tamu Allah.Allah memanggil mereka,mereka pun memenuhi panggilan.Oleh alasannya yaitu itu,jika mereka meminta kepada Allah niscaya akan Allah beri” (HR. Ibnu Majah no 2893.Syaikh Al Albani menyampaikan bahwa hadits ini hasan).

Begitu luar biasa pahala dari berhaji.Semoga kita pun termasuk orang-orang yang dimudahkan oleh Allah untuk menjadi tamu-Nya di rumah-Nya.Semoga kita sanggup mempersiapkan ibadah tersebut dengan kematangan,fisik yang kuat, dan rizki yang halal.

Semoga Allah mengaruniakan kita haji yang mabrur yang tidak ada akibat selain surga.

Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.

REFERENSI : AR ROFIQ FII RIHLATIL HAJJ, MAJALAH AL BAYAN, TERBITAN 1429 H

0 Response to "Nih 6 Keutamaan Ibadah Haji,Bagaimana Mendapat Haji Mabrur"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel